Tanpa Kita Sadari Sering Menerapkan Mempermiskin Dan Memperkaya Orang

Tanpa Kita Sadari Sering Menerapkan Mempermiskin Dan Memperkaya Orang

Sangat disayangkan sekali saat melihat orang-orang di Indonesia sendiri, yang komplain akan sikap atau tindakan pemerintah yang memperkaya masyarakat yang kaya dan semakin memiskinkan masyarakat yang kurang mampu. Tapi masyarakat Indonesia masih sangat banyak bahkan dengan kesadaran penuh melakukan hal itu, memiskinkan orang yang kurang mampu dan memperkaya orang yang sudah kaya. Tapi saat pemerintah mengupayakan sesuatu untuk masyarakat kurang mampu malah di klaim sebagai tindakan mempermiskin masyarakat yang kurang mampu dan memperkaya masyarakat kaya. Kan lucu.

Tanpa Kita Sadari Kita Sering Menerapkan Sikap Memiskinkan Yang Miskin Dan Memperkaya Yang Kaya

Banyak sekali orang yang seperti itu. Sehingga sangat disayangkan sehingga saya pun merasa sedih dan kecewa akan sikap seperti itu. Komplain atau tidak suka dengan sesuatu tapi mereka juga melakukan hal itu. Jadi rasanya bullshit dengan apa yang mereka katakan dan apa yang mereka junjung tinggi. Menginginkan suatu yang baik, tapi kelakuan tidak ada baik-baiknya, bahkan tidak pantas rasanya untuk mendapatkan sesuatu yang baik itu. Contoh paling jelas dan bisa kita ambil adalah saat orang-orang pergi belanja di pasar.

Di mana di pasar itu semuanya sudah sangat murah. Untuk bahan makanan aja, rata-rata masih baru, dan masih fresh. Dan dibanding dengan harga di pasar swalayan yang ada di mall, atau supermarket jauh lebih murah tentunya yang di pasar. Baik dari bahan makanan atau pakaian atau bahan sembako serta alat dapur dan lain-lain. Tapi orang yang berbelanja akan tetap menawar, bahkan sampai tidak masuk akal tawaran mereka. Bahkan bisa setengah dari harga jual. Padahal jelas apa yang di jual itu sudah sangat murah. Dan orang masih akan menawar barang itu. Bukannya rasanya sangat tidak adil. Orang yang berjualan di pasar pun bisa dibilang berapa sih untung mereka

. Untung mereka pun tidak seberapa, untuk bahan-bahan pokok saja, untuk per biji, per buah, per bungkus, kadang tidak sampai seribu rupiah. Dan kalian yang datang ke pasar masih tega menawar? Dan itu yang kalian bilang pemerintah memiskinkan masyarakat miskin, sedangkan anda lebih jahat dari itu. Dan giliran belanja di mall, mana ada kalian menawar, pasti malu. Kan sikap seperti ini lucu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *