Perbedaan Mencintai Tulus Dan Mencintai Karena Harta

Perbedaan Mencintai Tulus Dan Mencintai Karena Harta

Dalam mencintai, semua orang memiliki cara berbeda dalam mencintai. Selain cara mencintai yang berbeda, alasan setiap orang sampai jatuh hati juga bermacam-macam. Ada yang mencintai karena dia memiliki sosok keibuan. Ada yang mencintai karena parasnya yang cantik, ada yang karena dia manis. Ada juga karena dia memiliki harta, orang kaya, sehingga bisa terjamin masa depan mu dan anakmu. Ada yang karena nyaman dan karena dia bisa mengerti dan menenangkan mu.

Perbedaan Mencintai Tulus Dan Mencintai Karena Harta

Dibalik semua alasan orang mencintai, dari situ kita bisa melihat mana yang tulus dan tidak. Kita bisa lihat mana yang mencintai dengan hati atau dengan materi. Dan dari situ kita pun bisa lihat akan sejauh apa hubungan itu di bawa atau bertahan. Karena saat kalian mencintai atas dasar uang, harta, kekayaan, jabatan, atau lainnya, itu sudah pasti tidak akan bertahan lama. Karena suatu saat itu hilang cinta pun ikut pudar. Jadi jelas arah dari hubungan itu. Tapi kalau cinta tulus, itu baru maut yang memisahkan.

Dan untuk membedakan mana yang mencintai tulus dan tidak sebenarnya mudah. Semua orang pun paham dan tahu sebenarnya. Tapi saat orang sudah jatuh cinta, disaat itu dia bisa menjadi bodoh seketika. Kadang mereka sudah tahu orang ini mencintai karena harta, tapi kalian tetap tidak mau mengakuinya, tetap menyangkal. Dan adapun yang sudah tahu, tapi dia menikmati itu. Padahal kelihatan sekali mana orang yang mencintai tulus dan tidak. Orang yang tulus dengan mu, dia akan memberikan semua yang dia punya tanpa memperhitungkan, dan dia pun akan menerima mu tanpa memperhitungkan apa yang anda punya.

Selama anda mau berusaha, dia akan support. Bahkan kadang untuk diberikan beberapa hal bermerek pun atau beberapa barang yang bisa dibilang mewah, dia malah akan marah-marah karena menghaburkan uang. Itu yang tulus. Tapi yang karena materi, langkah pertama saja udah nanya mana, mau itu, mau ini, baru di sentuh, minta ini itu. Dan bahkan tidak mau jika tidak ada harganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *